Archive for the Rating Televisi Category

HEBOHNYA PROGRAM MUSIK DI STASIUN TELEVISI

Posted in Rating Televisi | 1 Comment »

Setahun belakangan ini stasiun televisi berlomba-lomba menayangkan program musik, yang memuat tangga lagu dan video klip, serta interaksi dengan penonton baik in door maupun out door dan dipandu minimal oleh dua orang host. Read the rest of this entry »

DIBENCI TETAPI TIDAK BISA DIHINDARI: ITULAH RATING TELEVISI

Posted in Rating Televisi | No Comments »

Rating televisi di industri pertelevisian Indonesia sekarang ini masih menjadi polemik yang menakutkan bagi para pekerja pertelevisian. Setiap hari Rabu mereka mendapatkan rapor hasil kerja mereka dalam seminggu. Kalau rapor tersebut rendah, mereka disalahkan oleh atasan karena dianggap tidak bisa membuat program yang bagus. Rapor tersebut dikeluarkan oleh AGB Nielsen Media Research, suatu perusahaan yang bergerak dibidang riset. Read the rest of this entry »

RATING TELEVISI: MATA UANG BARU DUNIA PERTELEVISIAN INDONESIA

Posted in Rating Televisi | 1 Comment »

Walaupun rating televisi bukan satu-satunya patokan yang dijadikan oleh pengelola stasiun televisi dalam mengambil keputusan, tetapi realitasnya tetap saja rating dan share menjadi sesuatu yang dianggap sangat penting oleh semua pihak yang berhubungan dengan siaran televisi. Hal tersebut menyebabkan rating dan share sebagai mata uang baru di dunia pertelevisian indonesia. Sangat tidak memungkinkan jika para pengelola stasiun TV mengacuhkan dan tidak peduli terhadap keberadaan rating televisi, sedangkan pengiklan mau memasarkan produknya hanya di program yang ratingnya tinggi. Read the rest of this entry »

MENGENAL LEBIH JAUH RATING TELEVISI

Posted in Rating Televisi | 5 Comments »

Pemirsa televisi (TV) sering mempertanyakan jalannya suatu program televisi. Misalnya, mengapa program berita di salah satu stasiun TV dipindahkan jam tayangnya? Mengapa penayangan program masak-memasak yang dipandu oleh salah seorang chef yang mulai memudar namanya dihentikan? Mengapa durasi dari program musik tersebut ditambah? Mengapa durasi program kuis itu dikurangi? Mengapa sinetron itu di perpanjang dan mengalami penambahan serta penggantian tokoh? Begitu banyak pertanyaan yang terngiang di benak kita, tetapi kita yang masih awam terhadap seluk beluk dunia pertelevisian tidak mengetahui secara persis apa sebenarnya yang terjadi dibalik semua itu. Lain halnya apabila pertanyaan tersebut diajukan kepada para pengelola stasiun televisi. Mereka pasti akan menjawab dengan kompak bahwa semua itu terjad karena rating televisi. Read the rest of this entry »